Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pelantikan pengurus DPW, DPD, dan DPC IKAMA Kalbar serta dihadiri Gubernur Kalbar Ria Norsan, Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, dan anggota DPD RI dapil Kalbar, Sultan Syarif Melvin Alkadrie. SH. serta beberapa tokoh Ormas dan Masyarakat.
![]() |
| Caption: Gubernur Kalbar Ria Norsan, saat Memberikan Kata Sambutan dalam rangkaian kegiatan Halalbihalal dan konsolidasi organisasi di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (10/5). Foto. Novi |
“Celurit adalah bagian dari budaya Madura yang harus dijaga dan dilestarikan. Namun jangan dijadikan alat untuk mencari masalah ataupun menimbulkan stigma negatif,” ujarnya.
Syarif Melvin Alkadrie berharap IKAMA Kalbar mampu mempererat hubungan antar etnis dan bersinergi dengan pemerintah daerah serta organisasi masyarakat lainnya.
“Organisasi harus menjadi wadah memperkuat solidaritas dan menjaga silaturahmi,” katanya.Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menegaskan masyarakat Madura merupakan bagian dari Kalimantan Barat dan memiliki kontribusi dalam pembangunan daerah.
“Saya berharap warga Madura di Kalimantan Barat jangan lagi merasa sebagai pendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kalbar Ria Norsan mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama membangun Kalimantan Barat menuju daerah yang lebih maju dan berkualitas.“Ayo kita bangun Kalimantan Barat secara bersama-sama demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bendahara DPP IKAMA, Hamzah, mengajak generasi muda Madura menjaga keamanan dan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat Kalimantan Barat.
“Novi S”
Editor: Dani 74




0Komentar